Wilayah Kabupaten Barito Kuala memang cocok untuk perkebunan  tanaman  berserabut.  Bisnis  perkebunan  yang potensial  dikembangkan  adalah  industri  pengolahan kelapa sawit.  Selain  usaha  perkebunan  yang  dikembangkan  oleh perusahaan  swasta,  ada  beberapa  komoditas  yang  sudah berkembang  dan  diusahakan  masyarakat setempat,  seperti karet, kelapa dalam, kelapa sawit, dan purun.

Ada   beberapa   potensi   bidang   usaha   yang   bisa dikembangkan   di   bidang   kehutanan   dan   perkebunan,   di antaranya adalah :

  • Pemanfaatan    produksi    tandan    buah    segar    (TBS) perusahaan  besar  swasta  (PBS)  yang  ada  di  wilayah Kabupaten Barito Kuala;
  • Pemanfaatan distribusi produksi tandan buah segar (TBS) perusahaan besar swasta yang ada di wilayah Kabupaten Barito Kuala;
  • Pengembangan produk olahan kelapa rakyat;
  • Pengembangan produk olahan karet rakyat;
  • Industri olahan pohon gaharu;
  • Pembangunan UPT balai benih bidang perkebunan dan sertifikasi.


Potensi  jenis  usaha  yang  bisa  dilakukan  di  antaranya adalah :

  • Investasi pengelolaan limbah hasil produksi tandan buah segar (TBS) perusahaan besar swasta menjadi pakan ternak dan selain pakan ternak. Kapasitas usaha tersebut saat ini belum ada sama sekali dan sangat memungkinkan untuk dikembangkan, baik oleh perusahaan yang ada saat ini atau jika ada calon investor lain yang berminat. Saat ini ada 8 (delapan ) Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang bergerak di bisnis perkebunan kelapa sawit. Perusahaan Besar Swasta tersebut adalah PT. Agri Bumi Sentosa, PT.  Putra Bangun Bersama, PT.  Tasnida Agro Lestari, PT. Barito Putra Plantation, PT. Tiga Daun Kapuas, PT. Anugerah Wattiendo, PT. Anugerah Sawit Andalan, PT.  Anugerah Sawit Inti Harapan. Lokasi kegiatan di Kecamatan Wanaraya, Kecamatan Barambai, Kecamatan Marabahan, Kecamatan Cerbon, Kecamatan Tamban, Kecamatan Anjir Muara, dan Kecamatan Kuripan.
  • Investasi   pembuatan   terminal/dermaga   singgah   bagi kepentingan distribusi crude palm oil (CPO) dan tandan buah segar (TBS). Kapasitas usaha tersebut saat ini baru ada 1 buah dengan luasan kurang lebih 140 Ha dan masih memungkinkan  untuk   dikembangkan  dengan   lokasi   di Kecamatan  Kuripan,   Kecamatan  Bakumpai,  Kecamatan Cerbon, Kecamatan Tamban, Kecamatan Tabunganen.
  • Investasi penambahan nilai jual dengan mutu ekspor untuk produk olahan kelapa rakyat. Kapasitas usaha tersebut saat ini ada di 3 Kecamatan dengan luasan kurang lebih 6.700    Ha.    Namun    luasan    tersebut    tidak    dapat dikembangkan lagi sehingga yang dilakukan adalah meningkatkan nilai jual dengan mutu ekspor melalui peningkatan kualitas produk tersebut. Lokasinya adalah di Kecamatan Tamban, Kecamatan Mekarsari, dan Kecamatan Tabunganen.
  • Investasi penambahan nilai jual bagi karet rakyat dengan menggunakan asam semut, mutu karet bokar bersih. Kapasitas usaha saat ini ada di 1 kecamatan dengan luasan kurang lebih 50 Ha melalui swakelola rakyat. Potensi kapasitas usaha yang bisa dikembangkan adalah 4 kecamatan, yaitu di Kecamatan Wanaraya, Kecamatan Barambai, Kecamatan Marabahan, Kecamatan Anjir Pasar.

You are here: Home Potensi Investasi Kehutanan & Perkebunan

JADWAL PIMPINAN

Jadwal Kegiatan Pimpinan Daerah

BaTV

LPSE

Webmail

JDIH