Pertumbuhan Penduduk

Jumlah pertumbuhan penduduk Kabupaten Barito Kuala tahun 2005 hingga tahun 2013 terus mengalami kenaikan dengan pertumbuhan antara 0,90 persen hingga 2,65 persen dengan rata-rata pertumbuhan 1,04 persen. Pada tahun 2005 jumlah penduduk Kabupaten Barito Kuala sebanyak 262.947 jiwa,  tahun 2006 meningkat sebesar 1,56 persenmenjadi 267.052 jiwa. Tahun 2007 meningkat sebesar 0,90 persen menjadi  269.448 jiwa kemudian pada tahun 2008 menjadi 272.332 jiwa atau meningkat sebesar 1,07 persen. Tahun 2009 meningkat sebesar 1,03 persen menjadi  275.143 jiwa, kemudian  tahun 2010 meningkat sebesar 0,36 persen menjadi  276.147 jiwa, tahun 2011 meningkat sebesar 0,92 persen menjadi  278.678 jiwa, tahun 2012 meningkat sebesar 2,65 persen menjadi  286.075 jiwa dan tahun 2013 meningkat sebesar 1,37 persen menjadi  289.995 jiwa. Rata-rata pertumbuhan penduduk selama 8 tahun terakhir (tahun 2006 s.d 2013) adalah sebesar 1,04%, dimana untuk tahun 2006, 2008, 2012 dan 2013 pertumbuhan di atas rata-rata, sedangkan tahun 2007, 2009, 2010 dam 2011 pertumbuhan di bawah rata-rata. Kalau dihitung dari tahun 2006 hingga tahun 2013 terjadi kenaikan jumlah penduduk sebesar 8,59 persen.

Penduduk kabupaten Barito Kuala menurut jenis kelamin menunjukan pada tahun 2006 jumlah laki-laki lebih besar (50,36%) dari perempuan (49,64%) dengan pertumbuhan laki-laki sebesar 2,42% dan perempuan sebesar 0,70%, tahun 2007 jumlah perempuan lebih besar (50,28%) dari laki-laki (49,72%) dengan pertumbuhan laki-laki sebesar -0,39% dan perempuan sebesar 2,21%, tahun 2008 jumlah perempuan lebih besar (50,33%) dari laki-laki (49,67%) dengan pertumbuhan laki-laki sebesar 0,97% dan perempuan sebesar 1,17%, tahun 2009 jumlah laki-laki lebih besar (50,85%) dari perempuan (49,15%) dengan pertumbuhan laki-laki sebesar 3,44% dan perempuan sebesar -1,34%, tahun 2010 jumlah perempuan lebih besar (50,10%) dari laki-laki (49,90%) dengan pertumbuhan laki-laki sebesar -1,51% dan perempuan sebesar 2,30%, tahun 2011 jumlah perempuan lebih besar (50,10%) dari laki-laki (49,90%) dengan pertumbuhan laki-laki sebesar 0,93% dan perempuan sebesar 0,90%, tahun 2012 jumlah perempuan lebih besar (50,07%) dari laki-laki (49,93%) dengan pertumbuhan laki-laki sebesar 2,71% dan perempuan sebesar 2,60%, dan tahun 2013 jumlah perempuan lebih besar (50,11%) dari laki-laki (49,89%) dengan pertumbuhan laki-laki sebesar 1,29% dan perempuan sebesar 1,45%, Untuk  tahun 2013penduduk berjumlah 289.995 jiwa yang terdiri dari laki–laki 144.675 jiwa dan perempuan 145.320 jiwa dengan sex ratio sebesar 100,45.

Sebagai bahan perbandingan disajikan data penduduk berdasarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Jumlah pertumbuhan penduduk Kabupaten Barito Kuala tahun 2009 hingga tahun 2013 terus mengalami kenaikan dengan pertumbuhan antara 0,13 persen hingga 7,71 persen dengan rata-rata pertumbuhan 1,73 persen. Pada tahun 2009 meningkat sebesar 0,65 persen menjadi  291.585 jiwa, kemudian  tahun 2010 meningkat sebesar 0,13 persen menjadi  291.976 jiwa, tahun 2011 meningkat sebesar 0,46 persen menjadi  293.329 jiwa, tahun 2012 menurun sebesar -0,30 persen menjadi  292.449 jiwa dan  tahun 2013 meningkat sebesar 7,71 persen menjadi  315.010 jiwa. Kalau dihitung dari tahun 2009 hingga tahun 2013 terjadi kenaikan jumlah penduduk sebesar 8,03 persen Penduduk kabupaten Barito Kuala menurut jenis kelamin menunjukan pada tahun  tahun 2009 jumlah laki-laki lebih besar (50,31%) dari perempuan (49,69%) dengan pertumbuhan laki-laki sebesar 2,20% dan perempuan sebesar -0,88%, tahun 2010 jumlah laki-laki lebih besar (50,28%) dari perempuan (49,72%) dengan pertumbuhan laki-laki sebesar  0,09% dan perempuan sebesar 0,18%, tahun 2011 jumlah laki-laki lebih besar (50,34%) dari perempuan (49,66%) dengan pertumbuhan laki-laki sebesar  0,58% dan perempuan sebesar 0,34%, tahun 2012 jumlah laki-laki lebih besar (50,33%) dari perempuan (49,67%) dengan pertumbuhan laki-laki sebesar  -0,32% dan perempuan sebesar -0,28%, dan tahun 2013 jumlah laki-laki lebih besar (50,82%) dari perempuan (49,18%) dengan pertumbuhan laki-laki sebesar  8,76% dan perempuan sebesar 6,65%, Untuk  tahun 2013penduduk berjumlah 315.010 jiwa yang terdiri dari laki–laki 160.086 jiwa dan perempuan 154.924 jiwa dengan sex ratio sebesar 103,33.

Kepadatan Penduduk


Kalau lebih jauh dilihat keadaan dinamika kependudukan di Kabupaten Barito Kuala, terutama kalau ditinjau dari aspek persebaran dan kepadatan penduduk per kecamatan akan tergambar seperti pada tabel 4.2.Secara kuantitas Kecamatan Alalak merupakan kecamatan yang berpenduduk terbanyak yaitu 18,74 persen dari seluruh penduduk di Kabupaten Barito Kuala, disusul Kecamatan Tamban sebesar 10,94 persen. Sedangkan kecamatan dengan tingkat persebaran penduduk paling kecil adalah Kecamatan Kuripan yaitu 1,90 persen, padahal kecamatan ini merupakan kecamatan dengan wilayah terluas di Kabupaten Barito Kuala. Hal ini terkait dengan letak dan kondisi geografis Kecamatan Kuripan itu sendiri dan belum terpenuhinya akses transportasi secara optimal. Akan tetapi jika dilihat dari tingkat kepadatannya dapat diketahui bahwa Kecamatan Alalak dan Wanaraya merupakan kecamatan yang padat penduduknya di Kabupaten Barito Kuala yaitu masing-masing sebesar 508,63 dan 344,03 jiwa/km2. Sedangkan kecamatan dengan kepadatan penduduk terkecil adalah Kecamatan Kuripan yaitu sekitar 16,08 jiwa/km2. Hal ini wajar, mengingat wilayah paling luas dengan penduduk paling sedikit di Kabupaten Barito Kuala. Selebihnya, penduduk tersebar merata hampir di seluruh Kabupaten Barito Kuala.

Jumlah rata-rata penduduk untuk desa/ kelurahan di Kabupaten Barito Kuala adalah sebesar 1.443 jiwa, dengan jumlah terbesar ada di Kecamatan Alalak sebesar 3.019 jiwa disusul Kecamatan Marabahan 2.029 jiwa dan yang terkecil di Kecamatan Kuripan 614 jiwa. Untuk jumlah rumah tangga adalah sebesar 79.148 rumah tangga, dibandingkan dengan tahun 2012 mengalami peningkatan sebesar 5,27 %, dengan rata-rata jumlah rumah tangga per km2 sebanyak 4 buah. Jumlah rumah tangga terbesar berada di Kecamatan Alalak sebesar 14.220 rumah tangga dan terkecil di kecamatan Kuripan sebanyak 1.587 rumah tangga.

Sebagai bahan perbandingan disajikan data penduduk berdasarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Kecamatan Alalak merupakan kecamatan yang berpenduduk terbanyak yaitu 55.962 jiwa atau 19,30 persen dari seluruh penduduk di Kabupaten Barito Kuala, disusul Kecamatan Tamban sebesar 35.274 jiwa atau 12,16 persen. Sedangkan kecamatan dengan jumlah penduduk paling kecil adalah Kecamatan Cerbon yaitu 6.163 jiwa atau 2,13 persen dan Jejangkit sebesar 7.343 jiwa atau 2,53%. Jika dilihat dari tingkat kepadatannya bahwa Kecamatan Alalak dan Wanaraya merupakan kecamatan yang padat penduduknya di Kabupaten Barito Kuala yaitu masing-masing sebesar 523,74 dan 368,72 jiwa/km2, sedangkan kecamatan dengan kepadatan penduduk terkecil adalah Kecamatan Cerbon dan Bakumpai yaitu masing-masing33,68 dan 34,10 jiwa/km2. Dimana secara rata-rata kepadatan penduduk di Kabupaten Barito Kuala sebesar 105,11 jiwa/km2 pada tahun 2013, untuk tahun 2012 sebesar 97,58 jiwa/km2, tahun 2011 sebesar 97,58 jiwa/km2, tahun 2010 sebesar 97,58 jiwa/km2, tahun 2009 sebesar 97,58 jiwa/km2.

 

Penduduk Menurut Kelompok Umur

Pada tahun 2013 jumlah penduduk berdasarkan kelompok umur, hampir dari setengah penduduk  Kabupaten Barito Kuala adalah penduduk usiadewasa/produktif (20 - 59 th) tercatat sebesar 56,10 persen, kemudian penduduk usiasekolah (5 - 19 th) sebesar 27,03 persen, usia balita (0 - 4 th) sebesar 10,39 persen dan usia tua/lansia (≥ 60 th) sebesar 6,48 persen. Pada tahun 2013, untuk penduduk usia balita(0 - 4 th) mengalami peningkatan sebesar 7,86 persen,usiasekolah (5 - 19 th) meningkat sebesar 1,86 persen,usiadewasa/produktif (20 - 59 th) meningkat sebesar 0,50 persen,dan usia tua/lansia( > 60 th) meningkat sebesar 3,50 persen. Hal ini menunjukkan bahwa pada semua kelompok umur mengalami peningkatan, dimana yang terbesar ada pada kelompok usia balita (0 – 4 th) dan kelompok usia balita (> 60 th),hal ini menunjukkan bahwa usiaharapan hidup penduduk  Kabupaten Barito Kualamengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Dampak keberhasilan pembangunankependudukandiantaranya terlihat pada komposisi penduduk menurut umur yang tercermin dengan semakin rendahnya proporsi pendudukusiatidakproduktif(kelompokumur0- 14 tahun dan kelompok umur 65 ke atas) yang berarti semakin rendahnya angka beban ketergantungan (dependency ratio) karena semakin kecil angka beban ketergantunganakanmemberikankesempatan bagi penduduk usia produktif untuk meningkatkan kualitas dirinya. Angka beban ketergantungan di Kabupaten Barito Kuala pada tahun 2013 sebesar 49,7 yang artinya setiap 100 penduduk usia produktif harus menanggung 47 penduduk bukan usia produktif. Angka ketergantungan dari tahun ke tahun mengalami fluktuasi, dimana tahun 2008 sebesar 50,02, lalu di tahun 2009 menurun 2,44, tahun 2010  meningkat 3,44, tahun 2011 menurun 1,51, tahun 2012 menurun 2,12 dan tahun 2013 meningkat 2,33

Penduduk Menurut Pendidikan

Berdasarkan tingkat pendidikannya jumlah penduduk Kabupaten Barito Kuala didominasi oleh penduduk dengan pendidikan kurang dari Sekolah Dasar dengan persentase 36,30%, penduduk yang pendidikan Sekolah Dasar sebesar 30,11%, setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs) yaitu sebesar 16,96%,setingkat Sekolah Menengah Atas(SMA/MA/SMK)sebesar 13,81%. Sedangkan penduduk dengan tingkat pendidikan diploma sebesar 2,70% dan tingkat sarjana masih sangat kecil hanya 0,11% dari seluruh penduduk Kabupaten Barito Kuala

Penduduk Menurut Pekerjaan

Berdasarkan mata pencaharian/lapangan usahanya, jumlah penduduk Kabupaten Barito Kuala didominasi oleh penduduk yang bekerja sebagai Petani/Perkebunan yaitu 89.795 jiwa atau 28,51%, belum/tidak bekerja sebesar26,24%, mengurus rumah tangga sebesar 16,94%, pelajar/mahasiswa sebesar 14,71% dari jumlah penduduk keseluruhan. Sedangkan jumlah penduduk menurut pekerjaan yang terkecil adalah sebagai TNI sebesar 0,07%, BUMN sebesar 0,08%, Peternak/nelayan sebesar 0,08%, Polri 0,16% dan pensiunan 0,30% dari jumlah keseluruhan. Jumlah penduduk menurut pekerjaan dapat dilihat pada tabel 4.10.Sebagian besar penduduk bekerja sebagai petani sawah dan perkebunan sebesar 28,51%, karyawan swasta 4,22%,buruh 3,32%, Lain-lainnya  2,31%, pns 2,30% , pedagang 0,77%, pensiunan 0,30%, Polri 0,16%, peternak/ nelayan 0,08%, BUMN/BUMD 0,08% dan TNI 0,07%,. Sedangkan untuk mengurus rumah tangga sebesar 16,94% dan pelajar / mahasiswa 14,71% dan belum/tidak bekerja 26,24%. Bahwa menurut kegiatan sehari-hari mayoritas penduduk di Kabupaten Barito Kuala adalah yang bekerja sebesar 42,09%, mengurus rumah tangga dan pelajar / mahasiswa sebesar 31,65%,sedangkan yang belum/tidak bekerja sebesar 26,24%.

 

Penerapan Elektronik KTP atau E-KTP akan mulai diberlakukan pada tahun 2012 ini setelah persiapan SDM dan Infrastruktur E-KPT siap baik dari sisi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil maupun Kantor Kecamatan.

You are here: Home Pembangunan Sumber Daya Manusia Kependudukan

JADWAL PIMPINAN

Jadwal Kegiatan Pimpinan Daerah

BaTV

LPSE

Webmail

JDIH