Populasi ternak di daerah ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan baik ternak besar, ternak kecil maupun unggas. Disamping itu pula dengan ditunjang dengan adanya bantuan pemerintah berupa pendanaan dan juga diikuti dengan penyuluhan,
pemasokan bibit, penyediaan bibit rumput, pengawasan dan mengikutkan partisipasi masyarakat. Secara keseluruhan populasi ternak (besar, kecil dan unggas) mengalami penurunan sebesar 13,26%.

Populasi ternak besar mengalami peningkatan 29,13% dimana untuk sapi meningkat 31,86% di tahun 2008 sebanyak 8.245 ekor menjadi 10.872 ekor sedangkan untuk kerbau meningkat 6,53% di tahun 2008 sebanyak 995 ekor menjadi 1.060 ekor.

Kontribusi populasi per kecamatan untuk ternak besar, sbb :
? Sapi yang berproduksi adalah kecamatan Wanaraya ( 69,89 % ), Barambai (18,15% ), Mandastana ( 4,16 % ), Marabahan ( 2,57 % ), Rantau Badauh ( 2,21 % ), Anjir Pasar ( 0,71 % ), Belawang ( 0,63 % ), Mekarsari ( 0,58 % ), Tamban ( 0,54 % ),
Tabunganen ( 0,42 % ) dan Bakumpai ( 0,09 % ).
? Kerbau yang berproduksi adalah kecamatan Kuripan ( 99,81 % ) dan Barambai ( 0,19 % ).

Populasi ternak kecil mengalami peningkatan 2,68% dimana untuk kambing meningkat 3,57% di tahun 2007 sebanyak 13.687 ekor menjadi 14.176 ekor, untuk domba meningkat 2,68% di tahun 2008 sebanyak 44 ekor menjadi 48 ekor, untuk babi menurun
36,45% di tahun 2008 sebanyak 321 ekor menjadi 204 ekor.

Kontribusi populasi per kecamatan untuk ternak kecil, sbb :
? Kambing yang berproduksi adalah kecamatan Wanaraya ( 44,38 % ), Barambai (20,54% ), Rantau Badauh ( 17,61 % ), Marabahan ( 7,58 % ), Anjir Pasar ( 2,31 % ), Cerbon ( 1,58 % ), Mandastana ( 1,33 % ), Anjir Muara ( 1,16 % ), Tabukan ( 0,83
% ), Belawang ( 0,80 % ), Tabunganen ( 0,61 % ), Bakumpai ( 0,46 % ), Mekarsari (0,31 % ), Tamban ( 0,31 % ), dan Alalak ( 0,28 % ).
? Domba yang berproduksi adalah kecamatan Marabahan ( 100,00 % ).
? Babi yang berproduksi adalah kecamatan Barambai ( 60,29 % ) dan Wanaraya ( 39,71 % ).

Populasi ternak unggas mengalami penurunan 13,58% dimana untuk ayam pedaging meningkat 0,85% di tahun 2008 sebanyak 431.363 ekor menjadi 435.020 ekor, untuk ayam buras menurun 18,94% di tahun 2008 sebanyak 1.459.692 ekor menjadi 1.183.181 ekor, sedangkan untuk itik meningkat 10,75% di tahun 2008 sebanyak 66.117 ekor menjadi 73.224 ekor.

Kontribusi populasi per kecamatan untuk ternak unggas, sbb :
? Ayam ras yang berproduksi adalah kecamatan Wanaraya ( 37,89 % ), Belawang ( 27,37 % ), Anjir Muara ( 10,89 % ), Mekarsari ( 8,47 % ), Mandastana ( 5,40 % ), Anjir Pasar ( 3,28 % ), Barambai (1,86% ), Marabahan ( 1,86 % ), Tamban ( 1,31 % ),
Alalak ( 1,30 % ), dan Tabunganen ( 0,37 % ).
? Ayam buras yang berproduksi adalah kecamatan Mandastana ( 10,39 % ), Bakumpai ( 10,02 % ), Marabahan ( 8,18 % ), Tabukan ( 7,77 % ), Alalak ( 7,73 % ), Barambai (6,89% ), Tamban ( 6,57 % ), Tabunganen ( 6,53 % ), Cerbon ( 5,65 % ), Rantau Badauh ( 5,31 % ), Anjir Pasar ( 5,02 % ), Wanaraya ( 4,50 % ), Anjir Muara ( 4,25 % ), Mekarsari ( 3,76 % ), Belawang ( 3,49 % ), Kuripan ( 2,66 % ), dan Jejangkit ( 1,30 % ).
? Itik yang berproduksi adalah kecamatan Tabunganen ( 53,11 % ), Cerbon ( 6,98 % ), Jejangkit ( 9,50 % ), Anjir Pasar ( 5,20 % ), Mandastana ( 4,62 % ), Bakumpai ( 3,28 % ), Marabahan ( 2,78 % ), Barambai ( 2,53 % ), Belawang ( 1,86 % ), Tabukan ( 1,72 % ), Alalak ( 1,61 % ), Anjir Muara ( 1,43 % ), Tamban ( 1,36 % ), Kuripan ( 1,20 % ), Mekarsari ( 1,17 % ), Rantau Badauh ( 1,00 % ), dan Wanaraya ( 0,66 % ).

Untuk produksi telur mengalami penurunan 23,08%, dimana untuk ayam buras menurun 32,67% di tahun 2008 sebanyak 1.445.095 butir menjadi 973.966 butir, untuk itik meningkat 21,70% di tahun 2008 sebanyak 309.428 butir menjadi 376.581 butir. Pengembangan ternak besar dilakukan dengan cara penggemukan dan pembibitan. Komoditas ternak andalan yang sedang dikembangkan adalah ternak sapi Bali dan kambing, dengan sentra pengembangan di Kecamatan Wanaraya dan Kecamatan Barambai. Kabupaten Barito Kuala memiliki sumber daya peternakan yang cukup siqnifikan dan menjanjikan menjadi potensi unggulan daerah.

 

 

 

You are here: Home Pembangunan Sumber Daya Alam Peternakan

JADWAL PIMPINAN

Jadwal Kegiatan Pimpinan Daerah

BaTV

LPSE

Webmail

JDIH