Rabu 17 Mei 2017, merupakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan Tahun 2017. Puncak Peringatannya  dilaksanakan di Monumen Mandapai Desa Batu Bini Kecamatan Padang Batung, Hulu Sungai Selatan (HSS) dengan dihadiri Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.

Upacara peringatan juga dilaksanakan di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Rabu (17/05). Upacara yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Batola ini bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati H Hasanuddin Murad.

Jika di tingkat Provinsi Kalsel HUT Proklamasi Kemerdekaan Kalimantan yang diperingati setiap 17 Mei ini ditandai serangkaian kegiatan seperti lomba lagu perjuangan dan baca teks proklamasi 17 Mei, ziarah ke makam pahlawan Hasan Basery, pembagian sembako, penanaman seribu pohon, hiburan rakyat, serta kirab sepeda ontel dan motor besar yang dipimpin langsung Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menuju Kandangan, HSS, Selasa (16/05).

Sementara peringatan di Kabupaten Batola yang merupakan salah satu daerah yang menjadi titik perjuangan Tentara ALRI Divisi IV Kalimantan tepatnya berada di Desa Badandan, Bantuil, Kecamatan Cerbon atau yang sering disebut titik Alam Roh ini ditandai long march peserta napak tilas serta peletakan karangan bunga di Monumen Perjuangan Masyarakat Badadan, Bantuail, Kecamatan Cerbon.

Di sela acara Bupati Hasanuddin Murad dan forkopinda melakukan ramah tamah serta menyerahkan tali asih kepada salah satu keluarga pejuang Kemerdekaan Kalimanan.

Sebelumnya, pada pelaksanaan Upacara Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dalam sambutan yang disampaikan Bupati Hasanuddin Murad mengungkapkan, Proklamasi Kemerdekaan Kalimantan yang dibacakan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Kalimantan, Brigjen Hasan Basery pada 17 Mei 1949 merupakan penegasan masyarakat Kalimantan khususnya Kalsel untuk mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bebas dari penjajah.

Peringatan proklamasi kemerdekaan Kalimantan itu, dikatakannya, harus dibarengi kerja keras dan perjuangan generasi muda untuk bebas dari belenggu kemiskinan, kebodohan, dan ketertinggalan.

"Yang jadi pertanyaan, apakah kita sudah bebas dari belenggu kemiskinan, kebodohan, dan ketertinggalan? Ini harus kita jawab dengan kerja keras," tegas Sahbirin.

Bupati Hasanuddin Murad di sela Peletekan Karangan Bunga mengakui bahwa di Desa Badandan, Bantuil, Kecamatan Cerbon atau yang sering dikenal titik Alam Roh merupakan salah satu daerah di Kalsel yang menjadi titik perjuangan Tentara ALRI Divisi IV Kalimantan.

Namun terlepas dari upaya perjuangan yang dilakukan para pendahulu ini, bupati mengharapkan kepada generasi saat ini agar mensyukuri hasil perjuangan dan pengorbanan dari para pendahulu dengan mengisi kemerdekaan.

“Saya rasa tidak ada yang lain yang bisa kita lakukan saat ini selain mengisi kemerdekaan itu dengan berbagai pembangunan,” katanya.

You are here: Home Habar Banua Long March Tandai HUT Kemerdekaan Kalimantan di Batola

JADWAL PIMPINAN

Jadwal Kegiatan Pimpinan Daerah

BaTV

LPSE

Webmail

JDIH